Wedding Tips: Antisipasi Berbagai Masalah di Hari-H Pernikahan

2014-09-14 14:07

Meskipun berbagai rencana telah Anda dan pasangan lakukan dengan teliti dan sempurna bukan tidak mungkin kesalahan terbesar justru dapat terjadi pada hari pernikahan. Satu hal yang dapat Anda lakukan ialah selalu siap untuk menangani berbagai hal kecil yang datang tanpa diundang dan tentunya menyiapkan rencana kedua sebagai skenario demi menanggulangi kasus terburuk. Jalan menuju altar akan terasa ringan ketika Anda dan pasangan mengetahui beberapa daftar berikut.

Sebelum Anda membaca lebih jauh, ketahuilah seberapa besar kecelakaan tersebut, pastinya akan selalu dikenang dengan indah, walau memang kita semua tidak ingin hal ini terjadi. Selain itu, percayalah tidak ada yang akan tahu bahwa “kecelakaan” itu terjadi, bila Anda tidak menceritakannya pada para tamu dan khalayak. Banyak cara anggun  mengelola “kecelakaan” sebelum semuanya terlambat. Kali ini kami berikan berbagai kecelakaan kecil yang paling umum dalam skenario kasus terburuk di pernikahan dan cara untuk menanganinya.

Kasus #1: Kesalahan Nama
Biasanya terjadi saat adanya kesalahan pada pengetikan di daftar nama tamu penting yang akan hadir di pesta pernikahan Anda. Parahnya lagi saat sang Master of Ceremony telah kelepasan memanggil sang empunya nama. Walhasil, bukannya rasa senang yang datang namun perasaan sedikit kecewa di hati tamu tersebut.

Solusi:
Sebelum hal itu terjadi, pastikan MC yang telah Anda percaya untuk datang sebelum acara dimulai dan re-check daftar nama dengan orang yang bertanggung jawab akan hal tersebut. Jika hal ini tidak memungkinkan, siapkan satu orang kepercayaan Anda berdampingan dengan sang MC untuk memudahkan mereka ketika ragu akan sebuah nama.

Kasus #2: Jadwal Mundur
Beberapa hal dapat menyebabkan jadwal yang sempurna menjadi berantakan. Salah satunya ialah saat orang yang bertugas pada hari pernikahan datang terlambat. Hal lain yang mungkin saja menjadi penghambat bisa jadi saat katering telat. Selain merugikan sang mempelai juga membuat para tamu yang hadir kelaparan. Uuggh..jangan sampe deh.

Solusi:
Pastikan orang kepercayaan Anda siap dalam mengurus segala hal yang dapat menjadi penghalang yang datang pada hari H. Dan sebisa mungkin orang tersebut menginap di malam sebelumnya sampai tiba hari H, bersama Anda. Jadi saat keesokan hari terdapat keterlambatan, orang tersebutlah yang maju di baris depan untuk menangani hal tersebut. Pastikan pula ia memiliki teman-teman lain yang siap membantunya. Misalnya saja, saat katering terlambat karena macet, beberapa orang dikerahkan untuk menjemput mobil katering tersebut dan mencari jalan paling aman. Atau tekankan pada pihak katering bahwa sebisa mungkin mereka harus tiba 1-2 jam sebelum acara dimulai.

strong>Kasus #3: Baju Pengantin Rusak
Kasus ini paling sering terjadi dalam setiap acara pernikahan. Namun, rusak di sini bukan berarti hancur lebur. Terdapat beberapa cacat yang setidaknya terlihat oleh mata telanjang. Misalnya saja; robek di satu sisi, hasil fitting sempat berubah karena satu dan lain hal, gaun terinjak dan meninggalkan bekas.

Solusi: 
Jika Anda mengalami masalah berpakaian, siapkan peniti dan peralatan menjahit kecil untuk penanganan singkat pada robek dan rusak yang setidaknya tidak terlalu terlihat jelas ketika Anda diharuskan berjalan di altar. Untuk mengantisipasi kerusakan, jauhkan segala macam bahan yang dapat menimbulkan noda seperti coklat, tumpahan air dan sebagainya. Sediakan juga, cairan pemutih bila pakaian Anda terlanjur kena noda.

Kasus #4: Masalah Pada Sepatu
Jangan anggap enteng kecelakaan yang satu ini loh, tidak mungkin kan Anda berjalan di pelaminan tanpa menggunakan sepatu, kecuali adat istiadat mengharuskan demikian. Empat hal yang seringkali menjadi masalah pada sepatu para calon mempelai; kehilangan, kerusakan, tidak sesuai ukuran kaki karena tertukar dan bila menyangkut sepatu wanita, yakniheels yang patah.

Solusi:
Satu solusi jika sepatu Anda hilang, temukan! Karena bukan tidak mungkin sepatu tertinggal di rumah ataupun di tempat pemberkatan. Bila memang demikian adanya, kerahkan orang terdekat Anda untuk mengambilnya. Bisa jadi Anda kelelahan dan menggantinya dengan sandal datar kan? Bila terjadi kerusakan, ingatkan bridesmaid atau best man Anda untuk selalu membawa lem kuat, untuk mengantisipasi semua hal. Dan jika tertukar, siapkan sepatu yang biasa di pakai sehari-hari dikantor, walau tidak seindah yang baru, namun setidaknya hal ini tidak membuat Anda dan pasangan malu untuk melangkah di pelaminan.

Kasus #5: Make Up 
Hari pernikahan merupakan hari dimana Anda ingin tampil cantik dan tampan. Namun, kesalahan pada make up bisa saja terjadi; entah karena sang make up artist datang terlambat, tatanan rambut yang terlalu tinggi, atau bisa jadi make up yang luntur akibat panas ataupun menangis bahagia.

Solusi:
Pastikan Anda tidak akan berada di luar ruang ataupun di dalam ruang terlalu lama. Sesuaikan dengan jadwal, atur berapa lama make up harus bertahan di kulit Anda. Sesuaikan make up dengan yang diinginkan agar tidak terjadi kesalahpahaman cobalah untuk melakukan make up test di hari sebelumnya, jadi Anda pun akan puas dengan tampilan di hari istimewa. Sediakan obat tetes mata untuk menanggulangi mata yang merah akibat menangis ataupun lunturnya maskara, jangan sampai mata merah karena lelah dan make up mengganggu aktifitas Anda selama hari pernikahan.

Teks: Novi Rahayu

Images: Doc. Weddingku